Arsip:

Berita

Pembekalan Riset bagi Peserta Didik Program Studi Urologi FK-KMK UGM

Perjalanan menjadi dokter spesialis tidak hanya dibangun melalui pengalaman klinis, tetapi juga melalui kemampuan menghasilkan penelitian berkualitas. Dengan semangat tersebut, Program Studi Urologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) membekali peserta PPDS Gelombang II Tahun 2026 dengan pelatihan dasar riset klinis sejak hari pertama pendidikan. Kegiatan ini diselenggarakan bekerja sama dengan Center for Evidence-Based Medicine and Clinical Epidemiology (CE&BU) FK-KMK UGM sebagai bagian dari upaya membangun budaya akademik yang kuat sejak awal masa studi.

Sesi pembekalan memperkenalkan konsep dasar penelitian klinis, mulai dari penyusunan pertanyaan penelitian, prinsip evidence-based medicine, metodologi riset, hingga pentingnya berpikir kritis dalam mengevaluasi bukti ilmiah. Selain penyampaian materi, peserta juga diajak berdiskusi secara aktif mengenai tantangan penelitian di bidang urologi serta bagaimana mengintegrasikan kegiatan riset dengan praktik klinis selama menjalani pendidikan dokter spesialis. Pendekatan ini diharapkan dapat membentuk pola pikir ilmiah sebagai bekal untuk menghasilkan penelitian yang relevan dan berdampak.

Pembekalan riset sejak awal pendidikan mencerminkan komitmen Prodi Urologi FK-KMK UGM dalam mencetak dokter spesialis yang tidak hanya kompeten secara klinis, tetapi juga mampu berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan melalui penelitian berkualitas. Kolaborasi dengan CE&BU FK-KMK UGM sekaligus memperkuat ekosistem akademik yang mendukung inovasi, pembelajaran berbasis bukti, serta pengembangan kompetensi peserta didik secara berkelanjutan.

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan kualitas pendidikan dokter spesialis berbasis riset, SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui pengembangan kapasitas penelitian dan inovasi di bidang kesehatan, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara Prodi Urologi FK-KMK UGM dan CE&BU dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.

Menyandang Gelar, Mengemban Peran: Lahirnya Urolog Baru dari FK-KMK UGM

Setiap akhir perjalanan pendidikan merupakan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk mengabdi kepada masyarakat. Momen tersebut dirasakan oleh enam peserta didik Program Studi Urologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) yang resmi menyandang gelar dokter spesialis urologi setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan dan proses evaluasi akademik. Keenam lulusan tersebut adalah dr. Ali Ariyono, Sp.U., dr. Erick Frapanca, Sp.U., dr. R. Bg. Ardika Satria Kusuma, Sp.U., dr. Nikko Caesario Mauldy Susilo, Sp.U., dr. Muhammad Mahmud Ridho, Sp.U., dan dr. Yudriawan Annas, Sp.U.

Keberhasilan ini merupakan hasil dari perjalanan panjang yang menuntut dedikasi, ketekunan, serta komitmen terhadap pembelajaran dan pelayanan pasien. Selama masa pendidikan, para peserta didik tidak hanya dibekali kompetensi klinis dan keterampilan bedah, tetapi juga dilatih untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, penelitian berbasis bukti (evidence-based medicine), profesionalisme, serta empati dalam memberikan pelayanan kesehatan.

Lahirnya enam urolog baru menjadi pencapaian penting bagi Prodi Urologi FK-KMK UGM dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten dan siap menjawab tantangan pelayanan kesehatan di Indonesia. Dengan bekal ilmu pengetahuan, pengalaman klinis, dan nilai-nilai profesional yang telah diperoleh selama pendidikan, para lulusan diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan layanan urologi, pendidikan kedokteran, dan penelitian di berbagai daerah.

Pencapaian ini juga mencerminkan kontribusi Prodi Urologi FK-KMK UGM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui penyediaan tenaga spesialis yang kompeten untuk meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan, SDG 4 (Quality Education) melalui penyelenggaraan pendidikan dokter spesialis yang berkualitas dan berkelanjutan, serta SDG 10 (Reduced Inequalities) dengan mendukung pemerataan layanan kesehatan spesialistik melalui hadirnya lulusan yang siap mengabdi di berbagai wilayah Indonesia.

Membangun Jejaring, Menguatkan Kontribusi: Kiprah Prodi Urologi FK-KMK UGM Memimpin Forum Ilmiah Internasional

Program Studi Urologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) kembali menorehkan kiprah di tingkat internasional melalui partisipasi dr. Muhammad Anwar Irzan, Sp.U sebagai Chair pada 5th Usanz Functional Urology Symposium dan 20th Pan-Pacific Continence Society (PPCS) Annual Meeting. Pertemuan ilmiah yang diselenggarakan pada 13 Juni 2026 di Hyatt Regency Sydney, Australia tersebut menjadi wadah bagi para pakar urologi dunia untuk berbagi perkembangan terbaru dalam bidang functional urology, neurourology, dan continence.

Sebagai Chair, dr. Muhammad Anwar Irzan, Sp.U memimpin jalannya sesi ilmiah sekaligus memfasilitasi diskusi akademik mengenai berbagai isu strategis, mulai dari indikasi terapi, perkembangan evidence-based medicine, kontroversi dalam praktik klinis, hingga pendekatan tata laksana terkini pada gangguan fungsi saluran kemih bawah. Kepercayaan untuk mengemban peran tersebut mencerminkan pengakuan terhadap kompetensi akademik, profesionalisme, serta kontribusi dosen Prodi Urologi FK-KMK UGM dalam mendukung kemajuan ilmu urologi di tingkat regional maupun internasional.

Keikutsertaan dalam forum bergengsi seperti FUS–PPCS tidak hanya memperluas jejaring akademik dengan para klinisi dan peneliti dari berbagai negara, tetapi juga membuka peluang kolaborasi riset, pertukaran pengalaman klinis, serta adopsi inovasi yang dapat diimplementasikan dalam pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan di Indonesia. Momentum ini sekaligus memperkuat komitmen Prodi Urologi FK-KMK UGM untuk terus berperan aktif dalam komunitas ilmiah global dan mendorong terciptanya praktik urologi yang semakin berbasis bukti.

Keikutsertaan Prodi Urologi FK-KMK UGM pada FUS–PPCS 2026 menjadi bukti nyata bahwa institusi terus berupaya berkontribusi dalam kemajuan ilmu pengetahuan dan peningkatan kualitas layanan kesehatan melalui kolaborasi global. Prestasi ini sejalan dengan komitmen universitas dalam menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, inovatif, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Dari perspektif Sustainable Development Goals (SDGs), kegiatan ini berkontribusi terhadap SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui peningkatan kualitas ilmu dan pelayanan kesehatan berbasis bukti, SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan kapasitas akademik dan pendidikan kedokteran spesialis yang berkualitas, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui pengembangan jejaring dan kolaborasi internasional dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan demi kemajuan urologi secara berkelanjutan

Merangkul Masyarakat, Menjaga Kesehatan: Urocare untuk Saluran Kemih yang Lebih Sehat

Upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat tidak hanya dilakukan melalui pelayanan kuratif, tetapi juga melalui edukasi dan deteksi dini. Dengan semangat tersebut, Program Studi Urologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk Urocare: Skrining Kesehatan Saluran Kemih pada Masyarakat di Sanggar Among Budoyo, Kampung Pramuka Wukirsari, pada 29 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Prodi Urologi dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Melalui program Urocare, masyarakat memperoleh layanan skrining kesehatan saluran kemih yang disertai edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan sistem kemih, mengenali gejala awal gangguan urologi, serta mengetahui kapan harus berkonsultasi ke fasilitas kesehatan. Pendekatan promotif dan preventif ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap berbagai penyakit urologi yang sering kali tidak terdeteksi hingga memasuki tahap lanjut. Selain pemeriksaan kesehatan, peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi langsung

dengan tim dokter dan peserta didik mengenai berbagai keluhan yang berkaitan dengan kesehatan saluran kemih.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga memperkuat peran Prodi Urologi FK-KMK UGM dalam menjembatani ilmu pengetahuan dengan kebutuhan kesehatan masyarakat. Melalui kolaborasi antara dosen, peserta didik, dan tenaga kesehatan, Urocare menghadirkan layanan yang mengedepankan edukasi, pencegahan, dan pemberdayaan masyarakat sebagai langkah awal untuk menciptakan kualitas hidup yang lebih baik.

Pelaksanaan Urocare mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui peningkatan akses terhadap edukasi dan deteksi dini penyakit, SDG 4 (Quality Education) melalui penyebarluasan literasi kesehatan kepada masyarakat, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara institusi pendidikan, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam membangun budaya hidup sehat yang berkelanjutan.

Berbagi Wawasan untuk Kemajuan Urologi di Bidang Traumatologi dan Rekonstruksi

Perencanaan yang matang menjadi fondasi dalam mewujudkan pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Berangkat dari semangat tersebut, Program Studi Urologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menyelenggarakan Rapat Kerja Program Studi Urologi pada 26 April 2026 bertempat di Hyatt Regency Yogyakarta. Kegiatan ini dihadiri oleh dosen, tenaga kependidikan, serta perwakilan peserta didik sebagai forum untuk melakukan evaluasi, menyusun strategi dan menetapkan arah pengembangan program studi pada tahun mendatang.

Rapat kerja menjadi momentum untuk meninjau capaian program, mengidentifikasi tantangan, serta merumuskan berbagai program prioritas di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan tata kelola organisasi. Melalui diskusi yang konstruktif, setiap peserta turut memberikan masukan dalam penyusunan rencana kerja yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kebutuhan pelayanan urologi di Indonesia. Pendekatan yang kolaboratif diharapkan mampu menghasilkan kebijakan yang tidak hanya relevan, tetapi juga berdampak bagi seluruh sivitas akademika.

Selain menjadi ruang perencanaan strategis, rapat kerja juga memperkuat sinergi antaranggota Program Studi Urologi FK-KMK UGM. Kesamaan visi dan komunikasi yang terbangun menjadi modal penting dalam menghadirkan lingkungan akademik yang inovatif, produktif, dan berorientasi pada peningkatan mutu. Dengan kolaborasi yang erat, program studi diharapkan semakin siap menghadapi tantangan pendidikan kedokteran spesialis sekaligus memperluas kontribusi bagi pengembangan ilmu urologi di tingkat nasional maupun internasional.

Penyelenggaraan rapat kerja ini sejalan dengan komitmen Prodi Urologi FK-KMK UGM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan tata kelola dan peningkatan mutu pendidikan dokter spesialis, SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions) melalui penerapan tata kelola institusi yang efektif, partisipatif, dan akuntabel, serta  melalui penguatan kolaborasi antarsivitas akademika sebagai fondasi dalam mewujudkan pengembangan pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan yang berkelanjutan.

Berbagi Wawasan, Menginspirasi Pembelajaran: Kontribusi Program Studi Urologi FK-KMK UGM di MCUE 2026

Program Studi Urologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) kembali berpartisipasi aktif dalam pengembangan ilmu urologi nasional melalui kehadiran Dr. dr. Prahara Yuri, Sp.U(K) sebagai speaker pada The 19th Malang Continuing Urology Education (MCUE) 2026. Kegiatan yang diselenggarakan di Grand Mercure Hotel Malang pada 2 Mei 2026 ini menjadi salah satu forum ilmiah nasional yang mempertemukan para ahli urologi, akademisi, peserta didik, dan praktisi untuk berbagi pengalaman serta perkembangan terkini dalam praktik urologi.

Dalam sesi ilmiahnya, Dr. dr. Prahara Yuri, Sp.U(K) menyampaikan materi yang mengangkat pengalaman klinis dan perkembangan teknik pembedahan urologi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata laksana pasien. Diskusi yang berlangsung interaktif memberikan kesempatan bagi peserta untuk bertukar pengalaman, mendalami pendekatan berbasis evidence-based medicine, serta memahami implementasi inovasi klinis dalam praktik sehari-hari. Kehadiran dosen Prodi Urologi FK-KMK UGM sebagai narasumber mencerminkan komitmen institusi dalam mendiseminasikan ilmu pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan pelayanan kesehatan.

Partisipasi sebagai pembicara tidak hanya memperkuat peran Prodi Urologi FK-KMK UGM dalam forum ilmiah nasional, tetapi juga membuka ruang kolaborasi antarinstitusi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan. Melalui forum seperti MCUE, pertukaran gagasan dan pengalaman klinis diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi yang berdampak pada peningkatan mutu pendidikan dokter spesialis urologi sekaligus kualitas layanan kepada pasien.

Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Prodi Urologi FK-KMK UGM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui penyebarluasan praktik klinis berbasis bukti untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan pendidikan kedokteran berkelanjutan dan transfer pengetahuan kepada tenaga kesehatan, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan jejaring dan kolaborasi akademik antarinstitusi dalam mendukung kemajuan ilmu urologi di Indonesia.

Mengembangkan Ilmu, Membangun Mutu: Peran Aktif Prodi Urologi FK-KMK UGM sebagai Narasumber MCUE 2026

Program Studi Urologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan ilmu urologi melalui partisipasi aktif Dr. dr. Ahmad Zulfan Hendri, Sp.U(K) sebagai speaker pada The 19th Malang Continuing Urology Education (MCUE) 2026. Kegiatan yang berlangsung di Grand Mercure Hotel Malang pada 2 Mei 2026 ini merupakan salah satu forum ilmiah nasional yang mempertemukan para urolog, akademisi, peserta didik, dan praktisi untuk mendiskusikan perkembangan terbaru dalam bidang urologi.

Pada kesempatan tersebut, Dr. dr. Ahmad Zulfan Hendri, Sp.U(K) menyampaikan materi ilmiah yang membahas perkembangan terkini dalam praktik urologi, disertai pengalaman klinis serta penerapan pendekatan berbasis evidence-based medicine. Sesi ini menjadi ruang diskusi yang mendorong pertukaran gagasan, pembaruan wawasan, serta berbagi pengalaman dalam menghadapi tantangan praktik klinis sehari-hari. Kehadiran dosen Prgram Studi Urologi FK-KMK UGM sebagai narasumber mencerminkan kontribusi aktif institusi dalam mendukung pendidikan kedokteran berkelanjutan di Indonesia.

Partisipasi ini tidak hanya memperkuat peran Prodi Urologi FK-KMK UGM dalam forum ilmiah nasional, tetapi juga membuka peluang kolaborasi antarinstitusi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan. Forum seperti MCUE menjadi sarana penting untuk mempertemukan pengalaman klinis dengan perkembangan ilmu pengetahuan sehingga dapat mendorong lahirnya inovasi yang berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan dokter spesialis maupun layanan urologi kepada masyarakat.

Keikutsertaan ini sejalan dengan komitmen Prodi Urologi FK-KMK UGM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs). Melalui diseminasi ilmu dan pembelajaran berkelanjutan, kegiatan ini berkontribusi terhadap SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui peningkatan mutu pelayanan kesehatan berbasis bukti, SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan kapasitas akademik dan pendidikan kedokteran spesialis yang berkesinambungan, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan jejaring dan kolaborasi antarinstitusi sebagai fondasi bagi kemajuan ilmu urologi dan pelayanan kesehatan di Indonesia.

Raih Prestasi: Peserta Didik Program Studi Urologi FK-KMK UGM Raih Apresiasi pada Scientific Competition MCUE 2026

Program Studi Urologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) kembali mencatatkan prestasi di bidang akademik melalui keberhasilan dr. Kharisma Albert Purwokomeraih Juara II Scientific Competition (Moderated Oral Presentation) pada The 19th Malang Continuing Urology Education (MCUE) 2026. Penghargaan tersebut diraih dalam ajang ilmiah nasional yang diselenggarakan di Grand Mercure Hotel Malang pada 2 Mei 2026, sebagai forum yang mempertemukan akademisi, peneliti, peserta didik, dan dokter spesialis urologi dari berbagai institusi di Indonesia.

Scientific Competition MCUE merupakan kompetisi ilmiah yang bertujuan mendorong diseminasi hasil penelitian serta pengembangan praktik urologi berbasis evidence-based medicine. Dalam kompetisi ini, peserta mempresentasikan hasil penelitian di hadapan dewan juri dan pakar urologi, dengan penilaian yang mencakup kualitas metodologi, relevansi klinis, inovasi, serta kemampuan menyampaikan hasil penelitian secara sistematis. Raihan Juara II menjadi bukti kualitas riset yang dikembangkan di lingkungan Prodi Urologi FK-KMK UGM sekaligus mencerminkan komitmen institusi dalam membangun budaya akademik yang kuat.

Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi sivitas akademika untuk terus menghasilkan penelitian yang berdampak bagi pengembangan ilmu urologi dan peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Partisipasi aktif dalam forum ilmiah nasional juga memperluas jejaring kolaborasi, membuka peluang pengembangan riset, serta mendorong implementasi hasil penelitian ke dalam pendidikan dokter spesialis dan praktik klinis sehari-hari.

Keberhasilan tersebut sejalan dengan komitmen Prodi Urologi FK-KMK UGM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui pengembangan penelitian yang berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan kesehatan, SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan budaya riset dan pendidikan kedokteran spesialis yang unggul, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi ilmiah antarinstitusi yang menjadi fondasi bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan inovasi di bidang urologi.

Menyatukan Langkah, Menguatkan Arah: Rapat Kerja Program Studi Urologi FK-KMK UGM

Perencanaan yang matang menjadi fondasi dalam mewujudkan pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Berangkat dari semangat tersebut, Program Studi Urologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menyelenggarakan Rapat Kerja Program Studi Urologi pada 26 April 2026 bertempat di Hyatt Regency Yogyakarta. Kegiatan ini dihadiri oleh dosen, tenaga kependidikan, serta perwakilan peserta didik sebagai forum untuk melakukan evaluasi, menyusun strategi dan menetapkan arah pengembangan program studi pada tahun mendatang.

Rapat kerja menjadi momentum untuk meninjau capaian program, mengidentifikasi tantangan, serta merumuskan berbagai program prioritas di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan tata kelola organisasi. Melalui diskusi yang konstruktif, setiap peserta turut memberikan masukan dalam penyusunan rencana kerja yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kebutuhan pelayanan urologi di Indonesia. Pendekatan yang kolaboratif diharapkan mampu menghasilkan kebijakan yang tidak hanya relevan, tetapi juga berdampak bagi seluruh sivitas akademika.

Selain menjadi ruang perencanaan strategis, rapat kerja juga memperkuat sinergi antaranggota Program Studi Urologi FK-KMK UGM. Kesamaan visi dan komunikasi yang terbangun menjadi modal penting dalam menghadirkan lingkungan akademik yang inovatif, produktif, dan berorientasi pada peningkatan mutu. Dengan kolaborasi yang erat, program studi diharapkan semakin siap menghadapi tantangan pendidikan kedokteran spesialis sekaligus memperluas kontribusi bagi pengembangan ilmu urologi di tingkat nasional maupun internasional.

Penyelenggaraan rapat kerja ini sejalan dengan komitmen Prodi Urologi FK-KMK UGM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan tata kelola dan peningkatan mutu pendidikan dokter spesialis, SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions) melalui penerapan tata kelola institusi yang efektif, partisipatif, dan akuntabel, serta  melalui penguatan kolaborasi antarsivitas akademika sebagai fondasi dalam mewujudkan pengembangan pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan yang berkelanjutan.

Penguatan Jejaring Layanan Urologi: Visitasi Program Studi Urologi UGM ke RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu

Program Studi Urologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada melaksanakan kegiatan visitasi ke RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu pada 9 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan jejaring kerja sama antara institusi pendidikan dan rumah sakit daerah dalam mendukung pengembangan pendidikan dokter spesialis urologi serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di bidang urologi.

Visitasi ini dihadiri oleh tim dari Program Studi Urologi FK-KMK UGM yang melakukan pertemuan dengan jajaran manajemen rumah sakit serta tenaga medis di RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan, termasuk penguatan layanan urologi, pengembangan sumber daya manusia, serta potensi kerja sama dalam bidang pendidikan dan penelitian.

Selain diskusi formal, kegiatan visitasi juga diisi dengan peninjauan langsung terhadap fasilitas pelayanan kesehatan di rumah sakit, termasuk unit pelayanan yang berkaitan dengan penanganan kasus urologi. Melalui kunjungan ini, tim dari Program Studi Urologi UGM memperoleh gambaran mengenai alur pelayanan pasien, ketersediaan fasilitas medis, serta tantangan yang dihadapi dalam memberikan layanan kesehatan urologi di wilayah Bengkulu.

Interaksi antara akademisi dan tenaga medis di rumah sakit menjadi salah satu aspek penting dalam kegiatan ini. Diskusi yang berlangsung secara terbuka memberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman klinis, membahas perkembangan terkini di bidang urologi, serta mengidentifikasi kebutuhan peningkatan kompetensi tenaga kesehatan dalam menangani kasus-kasus urologi yang semakin kompleks.

Penguatan kerja sama antara institusi pendidikan dan rumah sakit daerah memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat. Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan pengembangan ilmu pengetahuan, peningkatan kompetensi tenaga medis, serta transfer pengetahuan dapat berjalan secara berkelanjutan. Hal ini juga membuka peluang bagi rumah sakit daerah untuk memperluas akses terhadap pengembangan keilmuan dan praktik klinis yang berbasis bukti.

Bagi Program Studi Urologi FK-KMK UGM, kegiatan visitasi seperti ini merupakan bagian dari komitmen untuk terus memperluas jejaring kemitraan serta berkontribusi dalam penguatan layanan kesehatan di berbagai wilayah Indonesia. Melalui kolaborasi yang erat dengan fasilitas pelayanan kesehatan di daerah, pendidikan dokter spesialis urologi diharapkan dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas layanan medis bagi masyarakat.

Kegiatan ini juga sejalan dengan beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs), antara lain:

  • SDG 3 – Good Health and Well-being:meningkatkan kualitas layanan kesehatan melalui penguatan layanan urologi dan peningkatan kompetensi tenaga medis.
  • SDG 4 – Quality Education:mendukung pengembangan pendidikan kedokteran spesialis melalui kolaborasi dengan rumah sakit daerah.
  • SDG 10 – Reduced Inequalities:memperluas akses layanan kesehatan spesialis di berbagai wilayah Indonesia.
  • SDG 17 – Partnerships for the Goals:memperkuat kemitraan antara institusi pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Melalui kegiatan visitasi ini, diharapkan terjalin kerja sama yang berkelanjutan antara Program Studi Urologi FK-KMK UGM dan RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu dalam pengembangan pendidikan, penelitian, serta peningkatan layanan kesehatan urologi bagi masyarakat.