Program pendidikan Urologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan ilmu dan jejaring internasional melalui partisipasi dalam 34th Malaysian Urological Conference (MUC) 2025 yang diselenggarakan pada 20–22 November 2025 di Pullman Hotel, Kuching, Sarawak, Malaysia. Dalam kesempatan ini, dr. Sabillal Shaleh hadir sebagai delegasi dari Indonesia pada kegiatan Federation of ASEAN Urological Associations (FAUA) Trainees Symposium, sebuah forum ilmiah regional yang mempertemukan para peserta didik urologi dari berbagai negara di Asia Tenggara.
Kehadiran delegasi dari Indonesia dalam forum bergengsi ini menjadi bagian penting dari upaya memperluas wawasan akademik serta memperkuat kolaborasi antar institusi pendidikan dan layanan kesehatan di kawasan ASEAN. FAUA Trainees Symposium dirancang sebagai wadah pertukaran pengetahuan, pengalaman klinis, serta diskusi ilmiah mengenai perkembangan terbaru di bidang urologi, termasuk teknik bedah minimal invasif, inovasi diagnostik, serta pendekatan multidisipliner dalam penatalaksanaan penyakit urologi.
Partisipasi dalam konferensi internasional seperti Malaysian Urological Conference tidak hanya memberikan pengalaman akademik yang berharga, tetapi juga memperluas jaringan profesional di tingkat regional. Interaksi langsung dengan pakar urologi dari berbagai negara memberikan kesempatan untuk memahami praktik terbaik (best practices) serta perkembangan teknologi terbaru yang dapat diadaptasi dalam sistem pelayanan kesehatan di Indonesia. Selain itu, kegiatan ini turut mendukung beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs), antara lain:
- SDG 3 – Good Health and Well-being: meningkatkan kualitas layanan kesehatan melalui pertukaran ilmu dan peningkatan kompetensi klinis di bidang urologi.
- SDG 4 – Quality Education: memperkuat pendidikan kedokteran spesialis melalui akses terhadap forum ilmiah internasional dan pembelajaran berbasis kolaborasi global.
- SDG 17 – Partnerships for the Goals: memperluas kemitraan akademik dan profesional antar negara ASEAN dalam pengembangan ilmu urologi.
Melalui partisipasi aktif dalam forum internasional seperti ini, Program Studi Urologi FK-KMK UGM terus berupaya memperkuat perannya sebagai pusat pendidikan dan pengembangan ilmu urologi yang berdaya saing global, sekaligus berkontribusi dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
