Perjalanan menjadi dokter spesialis tidak hanya dibangun melalui pengalaman klinis, tetapi juga melalui kemampuan menghasilkan penelitian berkualitas. Dengan semangat tersebut, Program Studi Urologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) membekali peserta PPDS Gelombang II Tahun 2026 dengan pelatihan dasar riset klinis sejak hari pertama pendidikan. Kegiatan ini diselenggarakan bekerja sama dengan Center for Evidence-Based Medicine and Clinical Epidemiology (CE&BU) FK-KMK UGM sebagai bagian dari upaya membangun budaya akademik yang kuat sejak awal masa studi.
Sesi pembekalan memperkenalkan konsep dasar penelitian klinis, mulai dari penyusunan pertanyaan penelitian, prinsip evidence-based medicine, metodologi riset, hingga pentingnya berpikir kritis dalam mengevaluasi bukti ilmiah. Selain penyampaian materi, peserta juga diajak berdiskusi secara aktif mengenai tantangan penelitian di bidang urologi serta bagaimana mengintegrasikan kegiatan riset dengan praktik klinis selama menjalani pendidikan dokter spesialis. Pendekatan ini diharapkan dapat membentuk pola pikir ilmiah sebagai bekal untuk menghasilkan penelitian yang relevan dan berdampak.
Pembekalan riset sejak awal pendidikan mencerminkan komitmen Prodi Urologi FK-KMK UGM dalam mencetak dokter spesialis yang tidak hanya kompeten secara klinis, tetapi juga mampu berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan melalui penelitian berkualitas. Kolaborasi dengan CE&BU FK-KMK UGM sekaligus memperkuat ekosistem akademik yang mendukung inovasi, pembelajaran berbasis bukti, serta pengembangan kompetensi peserta didik secara berkelanjutan.
Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan kualitas pendidikan dokter spesialis berbasis riset, SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui pengembangan kapasitas penelitian dan inovasi di bidang kesehatan, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara Prodi Urologi FK-KMK UGM dan CE&BU dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.
Upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat tidak hanya dilakukan melalui pelayanan kuratif, tetapi juga melalui edukasi dan deteksi dini. Dengan semangat tersebut, Program Studi Urologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk Urocare: Skrining Kesehatan Saluran Kemih pada Masyarakat di Sanggar Among Budoyo, Kampung Pramuka Wukirsari, pada 29 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Prodi Urologi dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga memperkuat peran Prodi Urologi FK-KMK UGM dalam menjembatani ilmu pengetahuan dengan kebutuhan kesehatan masyarakat. Melalui kolaborasi antara dosen, peserta didik, dan tenaga kesehatan, Urocare menghadirkan layanan yang mengedepankan edukasi, pencegahan, dan pemberdayaan masyarakat sebagai langkah awal untuk menciptakan kualitas hidup yang lebih baik.