Arsip:

SDG 3: Good Health and Well-Being

Membangun Jejaring, Menguatkan Kontribusi: Kiprah Prodi Urologi FK-KMK UGM Memimpin Forum Ilmiah Internasional

Program Studi Urologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) kembali menorehkan kiprah di tingkat internasional melalui partisipasi dr. Muhammad Anwar Irzan, Sp.U sebagai Chair pada 5th Usanz Functional Urology Symposium dan 20th Pan-Pacific Continence Society (PPCS) Annual Meeting. Pertemuan ilmiah yang diselenggarakan pada 13 Juni 2026 di Hyatt Regency Sydney, Australia tersebut menjadi wadah bagi para pakar urologi dunia untuk berbagi perkembangan terbaru dalam bidang functional urology, neurourology, dan continence.

Sebagai Chair, dr. Muhammad Anwar Irzan, Sp.U memimpin jalannya sesi ilmiah sekaligus memfasilitasi diskusi akademik mengenai berbagai isu strategis, mulai dari indikasi terapi, perkembangan evidence-based medicine, kontroversi dalam praktik klinis, hingga pendekatan tata laksana terkini pada gangguan fungsi saluran kemih bawah. Kepercayaan untuk mengemban peran tersebut mencerminkan pengakuan terhadap kompetensi akademik, profesionalisme, serta kontribusi dosen Prodi Urologi FK-KMK UGM dalam mendukung kemajuan ilmu urologi di tingkat regional maupun internasional.

Keikutsertaan dalam forum bergengsi seperti FUS–PPCS tidak hanya memperluas jejaring akademik dengan para klinisi dan peneliti dari berbagai negara, tetapi juga membuka peluang kolaborasi riset, pertukaran pengalaman klinis, serta adopsi inovasi yang dapat diimplementasikan dalam pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan di Indonesia. Momentum ini sekaligus memperkuat komitmen Prodi Urologi FK-KMK UGM untuk terus berperan aktif dalam komunitas ilmiah global dan mendorong terciptanya praktik urologi yang semakin berbasis bukti.

Keikutsertaan Prodi Urologi FK-KMK UGM pada FUS–PPCS 2026 menjadi bukti nyata bahwa institusi terus berupaya berkontribusi dalam kemajuan ilmu pengetahuan dan peningkatan kualitas layanan kesehatan melalui kolaborasi global. Prestasi ini sejalan dengan komitmen universitas dalam menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, inovatif, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Dari perspektif Sustainable Development Goals (SDGs), kegiatan ini berkontribusi terhadap SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui peningkatan kualitas ilmu dan pelayanan kesehatan berbasis bukti, SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan kapasitas akademik dan pendidikan kedokteran spesialis yang berkualitas, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui pengembangan jejaring dan kolaborasi internasional dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan demi kemajuan urologi secara berkelanjutan

Merangkul Masyarakat, Menjaga Kesehatan: Urocare untuk Saluran Kemih yang Lebih Sehat

Upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat tidak hanya dilakukan melalui pelayanan kuratif, tetapi juga melalui edukasi dan deteksi dini. Dengan semangat tersebut, Program Studi Urologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk Urocare: Skrining Kesehatan Saluran Kemih pada Masyarakat di Sanggar Among Budoyo, Kampung Pramuka Wukirsari, pada 29 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Prodi Urologi dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Melalui program Urocare, masyarakat memperoleh layanan skrining kesehatan saluran kemih yang disertai edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan sistem kemih, mengenali gejala awal gangguan urologi, serta mengetahui kapan harus berkonsultasi ke fasilitas kesehatan. Pendekatan promotif dan preventif ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap berbagai penyakit urologi yang sering kali tidak terdeteksi hingga memasuki tahap lanjut. Selain pemeriksaan kesehatan, peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi langsung

dengan tim dokter dan peserta didik mengenai berbagai keluhan yang berkaitan dengan kesehatan saluran kemih.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga memperkuat peran Prodi Urologi FK-KMK UGM dalam menjembatani ilmu pengetahuan dengan kebutuhan kesehatan masyarakat. Melalui kolaborasi antara dosen, peserta didik, dan tenaga kesehatan, Urocare menghadirkan layanan yang mengedepankan edukasi, pencegahan, dan pemberdayaan masyarakat sebagai langkah awal untuk menciptakan kualitas hidup yang lebih baik.

Pelaksanaan Urocare mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui peningkatan akses terhadap edukasi dan deteksi dini penyakit, SDG 4 (Quality Education) melalui penyebarluasan literasi kesehatan kepada masyarakat, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara institusi pendidikan, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam membangun budaya hidup sehat yang berkelanjutan.

Berbagi Wawasan, Menginspirasi Pembelajaran: Kontribusi Program Studi Urologi FK-KMK UGM di MCUE 2026

Program Studi Urologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) kembali berpartisipasi aktif dalam pengembangan ilmu urologi nasional melalui kehadiran Dr. dr. Prahara Yuri, Sp.U(K) sebagai speaker pada The 19th Malang Continuing Urology Education (MCUE) 2026. Kegiatan yang diselenggarakan di Grand Mercure Hotel Malang pada 2 Mei 2026 ini menjadi salah satu forum ilmiah nasional yang mempertemukan para ahli urologi, akademisi, peserta didik, dan praktisi untuk berbagi pengalaman serta perkembangan terkini dalam praktik urologi.

Dalam sesi ilmiahnya, Dr. dr. Prahara Yuri, Sp.U(K) menyampaikan materi yang mengangkat pengalaman klinis dan perkembangan teknik pembedahan urologi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata laksana pasien. Diskusi yang berlangsung interaktif memberikan kesempatan bagi peserta untuk bertukar pengalaman, mendalami pendekatan berbasis evidence-based medicine, serta memahami implementasi inovasi klinis dalam praktik sehari-hari. Kehadiran dosen Prodi Urologi FK-KMK UGM sebagai narasumber mencerminkan komitmen institusi dalam mendiseminasikan ilmu pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan pelayanan kesehatan.

Partisipasi sebagai pembicara tidak hanya memperkuat peran Prodi Urologi FK-KMK UGM dalam forum ilmiah nasional, tetapi juga membuka ruang kolaborasi antarinstitusi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan. Melalui forum seperti MCUE, pertukaran gagasan dan pengalaman klinis diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi yang berdampak pada peningkatan mutu pendidikan dokter spesialis urologi sekaligus kualitas layanan kepada pasien.

Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Prodi Urologi FK-KMK UGM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui penyebarluasan praktik klinis berbasis bukti untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan pendidikan kedokteran berkelanjutan dan transfer pengetahuan kepada tenaga kesehatan, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan jejaring dan kolaborasi akademik antarinstitusi dalam mendukung kemajuan ilmu urologi di Indonesia.

Mengembangkan Ilmu, Membangun Mutu: Peran Aktif Prodi Urologi FK-KMK UGM sebagai Narasumber MCUE 2026

Program Studi Urologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan ilmu urologi melalui partisipasi aktif Dr. dr. Ahmad Zulfan Hendri, Sp.U(K) sebagai speaker pada The 19th Malang Continuing Urology Education (MCUE) 2026. Kegiatan yang berlangsung di Grand Mercure Hotel Malang pada 2 Mei 2026 ini merupakan salah satu forum ilmiah nasional yang mempertemukan para urolog, akademisi, peserta didik, dan praktisi untuk mendiskusikan perkembangan terbaru dalam bidang urologi.

Pada kesempatan tersebut, Dr. dr. Ahmad Zulfan Hendri, Sp.U(K) menyampaikan materi ilmiah yang membahas perkembangan terkini dalam praktik urologi, disertai pengalaman klinis serta penerapan pendekatan berbasis evidence-based medicine. Sesi ini menjadi ruang diskusi yang mendorong pertukaran gagasan, pembaruan wawasan, serta berbagi pengalaman dalam menghadapi tantangan praktik klinis sehari-hari. Kehadiran dosen Prgram Studi Urologi FK-KMK UGM sebagai narasumber mencerminkan kontribusi aktif institusi dalam mendukung pendidikan kedokteran berkelanjutan di Indonesia.

Partisipasi ini tidak hanya memperkuat peran Prodi Urologi FK-KMK UGM dalam forum ilmiah nasional, tetapi juga membuka peluang kolaborasi antarinstitusi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan. Forum seperti MCUE menjadi sarana penting untuk mempertemukan pengalaman klinis dengan perkembangan ilmu pengetahuan sehingga dapat mendorong lahirnya inovasi yang berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan dokter spesialis maupun layanan urologi kepada masyarakat.

Keikutsertaan ini sejalan dengan komitmen Prodi Urologi FK-KMK UGM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs). Melalui diseminasi ilmu dan pembelajaran berkelanjutan, kegiatan ini berkontribusi terhadap SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui peningkatan mutu pelayanan kesehatan berbasis bukti, SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan kapasitas akademik dan pendidikan kedokteran spesialis yang berkesinambungan, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan jejaring dan kolaborasi antarinstitusi sebagai fondasi bagi kemajuan ilmu urologi dan pelayanan kesehatan di Indonesia.

Raih Prestasi: Peserta Didik Program Studi Urologi FK-KMK UGM Raih Apresiasi pada Scientific Competition MCUE 2026

Program Studi Urologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) kembali mencatatkan prestasi di bidang akademik melalui keberhasilan dr. Kharisma Albert Purwokomeraih Juara II Scientific Competition (Moderated Oral Presentation) pada The 19th Malang Continuing Urology Education (MCUE) 2026. Penghargaan tersebut diraih dalam ajang ilmiah nasional yang diselenggarakan di Grand Mercure Hotel Malang pada 2 Mei 2026, sebagai forum yang mempertemukan akademisi, peneliti, peserta didik, dan dokter spesialis urologi dari berbagai institusi di Indonesia.

Scientific Competition MCUE merupakan kompetisi ilmiah yang bertujuan mendorong diseminasi hasil penelitian serta pengembangan praktik urologi berbasis evidence-based medicine. Dalam kompetisi ini, peserta mempresentasikan hasil penelitian di hadapan dewan juri dan pakar urologi, dengan penilaian yang mencakup kualitas metodologi, relevansi klinis, inovasi, serta kemampuan menyampaikan hasil penelitian secara sistematis. Raihan Juara II menjadi bukti kualitas riset yang dikembangkan di lingkungan Prodi Urologi FK-KMK UGM sekaligus mencerminkan komitmen institusi dalam membangun budaya akademik yang kuat.

Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi sivitas akademika untuk terus menghasilkan penelitian yang berdampak bagi pengembangan ilmu urologi dan peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Partisipasi aktif dalam forum ilmiah nasional juga memperluas jejaring kolaborasi, membuka peluang pengembangan riset, serta mendorong implementasi hasil penelitian ke dalam pendidikan dokter spesialis dan praktik klinis sehari-hari.

Keberhasilan tersebut sejalan dengan komitmen Prodi Urologi FK-KMK UGM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui pengembangan penelitian yang berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan kesehatan, SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan budaya riset dan pendidikan kedokteran spesialis yang unggul, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi ilmiah antarinstitusi yang menjadi fondasi bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan inovasi di bidang urologi.

Penguatan Jejaring Layanan Urologi: Visitasi Program Studi Urologi UGM ke RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu

Program Studi Urologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada melaksanakan kegiatan visitasi ke RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu pada 9 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan jejaring kerja sama antara institusi pendidikan dan rumah sakit daerah dalam mendukung pengembangan pendidikan dokter spesialis urologi serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di bidang urologi.

Visitasi ini dihadiri oleh tim dari Program Studi Urologi FK-KMK UGM yang melakukan pertemuan dengan jajaran manajemen rumah sakit serta tenaga medis di RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan, termasuk penguatan layanan urologi, pengembangan sumber daya manusia, serta potensi kerja sama dalam bidang pendidikan dan penelitian.

Selain diskusi formal, kegiatan visitasi juga diisi dengan peninjauan langsung terhadap fasilitas pelayanan kesehatan di rumah sakit, termasuk unit pelayanan yang berkaitan dengan penanganan kasus urologi. Melalui kunjungan ini, tim dari Program Studi Urologi UGM memperoleh gambaran mengenai alur pelayanan pasien, ketersediaan fasilitas medis, serta tantangan yang dihadapi dalam memberikan layanan kesehatan urologi di wilayah Bengkulu.

Interaksi antara akademisi dan tenaga medis di rumah sakit menjadi salah satu aspek penting dalam kegiatan ini. Diskusi yang berlangsung secara terbuka memberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman klinis, membahas perkembangan terkini di bidang urologi, serta mengidentifikasi kebutuhan peningkatan kompetensi tenaga kesehatan dalam menangani kasus-kasus urologi yang semakin kompleks.

Penguatan kerja sama antara institusi pendidikan dan rumah sakit daerah memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat. Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan pengembangan ilmu pengetahuan, peningkatan kompetensi tenaga medis, serta transfer pengetahuan dapat berjalan secara berkelanjutan. Hal ini juga membuka peluang bagi rumah sakit daerah untuk memperluas akses terhadap pengembangan keilmuan dan praktik klinis yang berbasis bukti.

Bagi Program Studi Urologi FK-KMK UGM, kegiatan visitasi seperti ini merupakan bagian dari komitmen untuk terus memperluas jejaring kemitraan serta berkontribusi dalam penguatan layanan kesehatan di berbagai wilayah Indonesia. Melalui kolaborasi yang erat dengan fasilitas pelayanan kesehatan di daerah, pendidikan dokter spesialis urologi diharapkan dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas layanan medis bagi masyarakat.

Kegiatan ini juga sejalan dengan beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs), antara lain:

  • SDG 3 – Good Health and Well-being:meningkatkan kualitas layanan kesehatan melalui penguatan layanan urologi dan peningkatan kompetensi tenaga medis.
  • SDG 4 – Quality Education:mendukung pengembangan pendidikan kedokteran spesialis melalui kolaborasi dengan rumah sakit daerah.
  • SDG 10 – Reduced Inequalities:memperluas akses layanan kesehatan spesialis di berbagai wilayah Indonesia.
  • SDG 17 – Partnerships for the Goals:memperkuat kemitraan antara institusi pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Melalui kegiatan visitasi ini, diharapkan terjalin kerja sama yang berkelanjutan antara Program Studi Urologi FK-KMK UGM dan RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu dalam pengembangan pendidikan, penelitian, serta peningkatan layanan kesehatan urologi bagi masyarakat.

Urogama FC Raih Juara Pertama Trofeo Mini Soccer Departemen Ilmu Bedah UGM 2026

Tim Urogama FC dari Program Pendidikan Dokter Spesialis Urologi FK-KMK Universitas Gadjah Mada berhasil meraih juara pertama dalam ajang Trofeo Mini Soccer Departemen Ilmu Bedah UGM 2026 yang diselenggarakan pada 8 Februari 2026 di Maguwoharjo Soccer Field, Yogyakarta. Turnamen ini menjadi ajang olahraga yang mempertemukan berbagai tim dari lingkungan Departemen Ilmu Bedah UGM dalam suasana kompetitif yang tetap menjunjung tinggi sportivitas dan kebersamaan.

Sejak awal pertandingan, Urogama FC menunjukkan performa yang solid dan konsisten. Kerja sama tim yang baik, strategi permainan yang terorganisasi, serta semangat juang tinggi dari setiap pemain menjadi kunci keberhasilan tim dalam menghadapi lawan-lawannya sepanjang turnamen. Kombinasi antara koordinasi yang rapi di lini pertahanan dan serangan yang efektif membuat Urogama FC mampu tampil dominan di setiap pertandingan.

Selain kemenangan tim, sejumlah pemain dari Urogama FC juga mencatatkan prestasi individu yang membanggakan. Penghargaan Best Player dan Top Scorer dalam turnamen ini berhasil diraih oleh anggota tim Urologi, menunjukkan kualitas permainan dan kontribusi signifikan dari para pemain dalam membawa tim menuju kemenangan. Pencapaian ini semakin menegaskan bahwa semangat kompetisi yang sehat dapat berjalan seiring dengan komitmen terhadap pengembangan profesional di bidang kedokteran.

Trofeo Mini Soccer Departemen Ilmu Bedah UGM tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana mempererat hubungan antar tenaga medis, peserta didik, serta sivitas akademika di lingkungan Departemen Ilmu Bedah. Kegiatan ini memberikan ruang bagi seluruh peserta untuk berinteraksi dalam suasana yang lebih santai, membangun kerja sama, serta memperkuat solidaritas di luar aktivitas akademik dan pelayanan klinis.

Bagi para peserta didik Program Studi Urologi FK-KMK UGM, kegiatan ini juga menjadi pengingat pentingnya menjaga keseimbangan antara aktivitas akademik, pelayanan kesehatan, dan kebugaran fisik. Olahraga bersama tidak hanya memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh, tetapi juga membantu menjaga kesehatan mental, meningkatkan kemampuan kerja tim, serta memperkuat komunikasi antar kolega.

Partisipasi dan keberhasilan Urogama FC dalam turnamen ini mencerminkan semangat kebersamaan dan budaya kerja yang positif di lingkungan Program Studi Urologi. Nilai-nilai seperti disiplin, kerja sama, dan sportivitas yang terbangun di lapangan juga menjadi bagian penting dalam membentuk profesionalisme di dunia medis.

Kegiatan ini juga sejalan dengan beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs), antara lain:

  • SDG 3 – Good Health and Well-being:mendorong gaya hidup sehat melalui aktivitas olahraga dan kebugaran fisik.
  • SDG 4 – Quality Education:menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung pengembangan karakter dan keseimbangan hidup.
  • SDG 17 – Partnerships for the Goals:memperkuat kolaborasi dan solidaritas di lingkungan akademik dan profesional.

Keberhasilan Urogama FC menjadi juara dalam Trofeo Mini Soccer 2026 menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan, kesehatan, dan kerja sama tim dapat berjalan beriringan dengan pengembangan kompetensi di dunia kedokteran.

Raih Best Player pada Trofeo Mini Soccer Departemen Ilmu Bedah UGM 2026

Semangat sportivitas dan kebersamaan mewarnai penyelenggaraan Trofeo Mini Soccer Departemen Ilmu Bedah UGM 2026 yang berlangsung pada 8 Februari 2026 di Maguwoharjo Soccer Field, Yogyakarta. Kegiatan ini mempertemukan berbagai unsur di lingkungan Departemen Ilmu Bedah Universitas Gadjah Mada dalam sebuah pertandingan persahabatan yang tidak hanya menonjolkan kompetisi, tetapi juga memperkuat solidaritas dan kesehatan fisik di tengah aktivitas akademik dan klinis yang padat.

Pada ajang tersebut, dr. Friskiandi, peserta didik dalam Program Pendidikan Dokter Spesialis Urologi FK-KMK UGM, berhasil meraih penghargaan Best Player setelah menunjukkan performa yang konsisten, penuh energi, serta kontribusi signifikan bagi tim sepanjang pertandingan. Dengan mengenakan nomor punggung 22, dr. Friskiandi tampil impresif melalui permainan yang solid, koordinasi tim yang baik, serta kemampuan membaca situasi permainan secara cepat dan efektif.

Trofeo mini soccer ini menjadi momentum penting untuk membangun kebersamaan antar tenaga medis dan peserta didik di lingkungan Departemen Ilmu Bedah. Selain menjadi sarana kompetisi yang sehat, kegiatan ini juga berfungsi sebagai ruang rekreasi aktif yang membantu menjaga keseimbangan antara aktivitas profesional dan kesehatan fisik.

Dalam dunia pendidikan kedokteran yang dikenal memiliki ritme kerja tinggi, kegiatan olahraga bersama memiliki peran penting dalam menjaga kebugaran tubuh, meningkatkan daya tahan, serta memperkuat hubungan interpersonal antar kolega. Atmosfer pertandingan yang penuh semangat dan dukungan antar tim menciptakan pengalaman yang menyenangkan sekaligus mempererat rasa kebersamaan di lingkungan akademik.

Partisipasi Program Studi Urologi FK-KMK UGM dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa pengembangan kapasitas tenaga medis tidak hanya berfokus pada aspek akademik dan klinis, tetapi juga pada pembentukan karakter, kebugaran fisik, serta semangat kolaborasi.

Kegiatan ini juga sejalan dengan beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs), antara lain:

  • SDG 3 – Good Health and Well-being:mendorong gaya hidup sehat melalui aktivitas olahraga dan kebugaran fisik.
  • SDG 4 – Quality Education:mendukung lingkungan pendidikan yang holistik dengan keseimbangan antara aktivitas akademik dan kesehatan.
  • SDG 17 – Partnerships for the Goals:memperkuat kolaborasi dan kebersamaan antar tenaga medis serta komunitas akademik.

Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan semangat kebersamaan, kesehatan, dan sportivitas terus tumbuh di lingkungan Departemen Ilmu Bedah UGM, sekaligus memperkuat budaya kerja yang sehat dan kolaboratif.

Raih Top Scorer pada Trofeo Mini Soccer Departemen Ilmu Bedah UGM 2026

Semangat kompetisi dan kebersamaan mewarnai penyelenggaraan Trofeo Mini Soccer Departemen Ilmu Bedah UGM 2026 yang berlangsung pada 8 Februari 2026 di Maguwoharjo Soccer Field, Yogyakarta. Kegiatan olahraga ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus kompetisi sehat bagi civitas akademika di lingkungan Departemen Ilmu Bedah Universitas Gadjah Mada. Selain mempererat hubungan antar tenaga medis dan peserta didik, kegiatan ini juga mendorong gaya hidup aktif di tengah kesibukan aktivitas akademik dan pelayanan klinis.

Pada turnamen tersebut, dr. Dimas Saksilaaji, peserta didik Program Pendidikan Dokter Spesialis Urologi FK-KMK UGM, berhasil meraih penghargaan Top Scorer setelah menunjukkan performa impresif sepanjang pertandingan. Melalui ketajaman penyelesaian akhir, kecepatan membaca peluang, serta kontribusi yang konsisten bagi tim, dr. Dimas mampu menjadi pencetak gol terbanyak dalam kompetisi mini soccer ini.

Trofeo mini soccer ini mempertemukan beberapa tim dari berbagai unit di Departemen Ilmu Bedah, menciptakan atmosfer pertandingan yang kompetitif namun tetap menjunjung tinggi sportivitas. Setiap pertandingan berlangsung dengan penuh semangat, dukungan antar tim, serta antusiasme dari para peserta yang hadir di lapangan.

Prestasi yang diraih dr. Dimas Saksilaaji menjadi salah satu sorotan dalam turnamen tersebut. Kemampuan bermain yang solid, kerja sama tim yang baik, serta determinasi tinggi di lapangan menunjukkan bahwa aktivitas olahraga dapat berjalan seiring dengan pengembangan profesional di bidang kedokteran. Keseimbangan antara aktivitas akademik, klinis, dan kebugaran fisik menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga performa optimal bagi tenaga medis.

Partisipasi Program Studi Urologi FK-KMK UGM dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik dan klinis, tetapi juga memiliki gaya hidup sehat dan semangat kolaboratif.

Kegiatan ini juga sejalan dengan beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs), antara lain:

  • SDG 3 – Good Health and Well-being:mendorong gaya hidup sehat melalui aktivitas fisik dan olahraga.
  • SDG 4 – Quality Education:menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung keseimbangan antara pembelajaran, kesehatan, dan pengembangan karakter.
  • SDG 17 – Partnerships for the Goals:memperkuat kolaborasi dan kebersamaan di lingkungan akademik dan profesional.

Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan semangat kebersamaan, kesehatan, dan sportivitas terus berkembang di lingkungan Departemen Ilmu Bedah UGM, sekaligus memperkuat budaya kerja yang sehat dan kolaboratif.

Prestasi Akademik Urologi UGM pada Scientific Competition Uro-Oncology Update 2026

Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Program Studi Urologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada. dr. Ryan Budi Gunawan berhasil meraih Juara Ketiga dalam Scientific Competition pada ajang The 17th Uro-Oncology Update yang diselenggarakan pada 6 Februari 2026 di Intercontinental Jakarta Pondok Indah. Kompetisi ilmiah ini merupakan salah satu forum akademik penting yang mempertemukan para klinisi dan akademisi untuk membahas perkembangan terbaru dalam bidang uro-onkologi, khususnya terkait diagnosis dan tata laksana kanker pada sistem urogenital.

Scientific Competition dalam kegiatan ini menjadi wadah bagi para peserta untuk mempresentasikan penelitian, laporan kasus, maupun inovasi klinis di bidang urologi onkologi. Melalui proses seleksi dan penilaian yang ketat oleh para pakar di bidangnya, setiap peserta dituntut untuk menyajikan karya ilmiah yang tidak hanya kuat secara metodologi, tetapi juga memiliki relevansi klinis yang tinggi bagi praktik kedokteran modern.

Dalam kompetisi tersebut, dr. Ryan Budi Gunawan mempresentasikan karya ilmiah yang mendapatkan apresiasi dari dewan juri karena kualitas analisis, kejelasan penyampaian, serta kontribusinya terhadap pengembangan pengetahuan di bidang uro-onkologi. Keberhasilan ini menunjukkan kapasitas akademik yang kuat sekaligus mencerminkan kualitas pendidikan dan pembinaan ilmiah di lingkungan Program Studi Urologi FK-KMK UGM.

Ajang Uro-Oncology Update sendiri dikenal sebagai salah satu forum ilmiah yang rutin mempertemukan para ahli urologi, onkologi, dan peneliti dari berbagai institusi untuk berbagi pengetahuan mengenai perkembangan terbaru dalam diagnosis, terapi, dan teknologi di bidang kanker urologi. Kegiatan ini menjadi kesempatan penting bagi para peserta untuk memperluas wawasan ilmiah, memperkuat jejaring profesional, serta memperkenalkan hasil penelitian kepada komunitas medis yang lebih luas.

Partisipasi dalam kompetisi ilmiah seperti ini juga mendukung beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs), antara lain:

  • SDG 3 – Good Health and Well-being:meningkatkan kualitas layanan kesehatan melalui pengembangan pengetahuan dan inovasi dalam penanganan kanker urologi.
  • SDG 4 – Quality Education:mendorong penguatan pendidikan kedokteran melalui penelitian dan forum ilmiah.
  • SDG 9 – Industry, Innovation and Infrastructure:mendukung inovasi di bidang kesehatan melalui pengembangan riset dan teknologi medis.

Pencapaian ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sivitas akademika Program Studi Urologi FK-KMK UGM untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.