Arsip:

Prestasi

Raih Prestasi: Peserta Didik Program Studi Urologi FK-KMK UGM Raih Apresiasi pada Scientific Competition MCUE 2026

Program Studi Urologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) kembali mencatatkan prestasi di bidang akademik melalui keberhasilan dr. Kharisma Albert Purwokomeraih Juara II Scientific Competition (Moderated Oral Presentation) pada The 19th Malang Continuing Urology Education (MCUE) 2026. Penghargaan tersebut diraih dalam ajang ilmiah nasional yang diselenggarakan di Grand Mercure Hotel Malang pada 2 Mei 2026, sebagai forum yang mempertemukan akademisi, peneliti, peserta didik, dan dokter spesialis urologi dari berbagai institusi di Indonesia.

Scientific Competition MCUE merupakan kompetisi ilmiah yang bertujuan mendorong diseminasi hasil penelitian serta pengembangan praktik urologi berbasis evidence-based medicine. Dalam kompetisi ini, peserta mempresentasikan hasil penelitian di hadapan dewan juri dan pakar urologi, dengan penilaian yang mencakup kualitas metodologi, relevansi klinis, inovasi, serta kemampuan menyampaikan hasil penelitian secara sistematis. Raihan Juara II menjadi bukti kualitas riset yang dikembangkan di lingkungan Prodi Urologi FK-KMK UGM sekaligus mencerminkan komitmen institusi dalam membangun budaya akademik yang kuat.

Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi sivitas akademika untuk terus menghasilkan penelitian yang berdampak bagi pengembangan ilmu urologi dan peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Partisipasi aktif dalam forum ilmiah nasional juga memperluas jejaring kolaborasi, membuka peluang pengembangan riset, serta mendorong implementasi hasil penelitian ke dalam pendidikan dokter spesialis dan praktik klinis sehari-hari.

Keberhasilan tersebut sejalan dengan komitmen Prodi Urologi FK-KMK UGM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui pengembangan penelitian yang berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan kesehatan, SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan budaya riset dan pendidikan kedokteran spesialis yang unggul, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi ilmiah antarinstitusi yang menjadi fondasi bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan inovasi di bidang urologi.

Urogama FC Raih Juara Pertama Trofeo Mini Soccer Departemen Ilmu Bedah UGM 2026

Tim Urogama FC dari Program Pendidikan Dokter Spesialis Urologi FK-KMK Universitas Gadjah Mada berhasil meraih juara pertama dalam ajang Trofeo Mini Soccer Departemen Ilmu Bedah UGM 2026 yang diselenggarakan pada 8 Februari 2026 di Maguwoharjo Soccer Field, Yogyakarta. Turnamen ini menjadi ajang olahraga yang mempertemukan berbagai tim dari lingkungan Departemen Ilmu Bedah UGM dalam suasana kompetitif yang tetap menjunjung tinggi sportivitas dan kebersamaan.

Sejak awal pertandingan, Urogama FC menunjukkan performa yang solid dan konsisten. Kerja sama tim yang baik, strategi permainan yang terorganisasi, serta semangat juang tinggi dari setiap pemain menjadi kunci keberhasilan tim dalam menghadapi lawan-lawannya sepanjang turnamen. Kombinasi antara koordinasi yang rapi di lini pertahanan dan serangan yang efektif membuat Urogama FC mampu tampil dominan di setiap pertandingan.

Selain kemenangan tim, sejumlah pemain dari Urogama FC juga mencatatkan prestasi individu yang membanggakan. Penghargaan Best Player dan Top Scorer dalam turnamen ini berhasil diraih oleh anggota tim Urologi, menunjukkan kualitas permainan dan kontribusi signifikan dari para pemain dalam membawa tim menuju kemenangan. Pencapaian ini semakin menegaskan bahwa semangat kompetisi yang sehat dapat berjalan seiring dengan komitmen terhadap pengembangan profesional di bidang kedokteran.

Trofeo Mini Soccer Departemen Ilmu Bedah UGM tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana mempererat hubungan antar tenaga medis, peserta didik, serta sivitas akademika di lingkungan Departemen Ilmu Bedah. Kegiatan ini memberikan ruang bagi seluruh peserta untuk berinteraksi dalam suasana yang lebih santai, membangun kerja sama, serta memperkuat solidaritas di luar aktivitas akademik dan pelayanan klinis.

Bagi para peserta didik Program Studi Urologi FK-KMK UGM, kegiatan ini juga menjadi pengingat pentingnya menjaga keseimbangan antara aktivitas akademik, pelayanan kesehatan, dan kebugaran fisik. Olahraga bersama tidak hanya memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh, tetapi juga membantu menjaga kesehatan mental, meningkatkan kemampuan kerja tim, serta memperkuat komunikasi antar kolega.

Partisipasi dan keberhasilan Urogama FC dalam turnamen ini mencerminkan semangat kebersamaan dan budaya kerja yang positif di lingkungan Program Studi Urologi. Nilai-nilai seperti disiplin, kerja sama, dan sportivitas yang terbangun di lapangan juga menjadi bagian penting dalam membentuk profesionalisme di dunia medis.

Kegiatan ini juga sejalan dengan beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs), antara lain:

  • SDG 3 – Good Health and Well-being:mendorong gaya hidup sehat melalui aktivitas olahraga dan kebugaran fisik.
  • SDG 4 – Quality Education:menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung pengembangan karakter dan keseimbangan hidup.
  • SDG 17 – Partnerships for the Goals:memperkuat kolaborasi dan solidaritas di lingkungan akademik dan profesional.

Keberhasilan Urogama FC menjadi juara dalam Trofeo Mini Soccer 2026 menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan, kesehatan, dan kerja sama tim dapat berjalan beriringan dengan pengembangan kompetensi di dunia kedokteran.

Raih Best Player pada Trofeo Mini Soccer Departemen Ilmu Bedah UGM 2026

Semangat sportivitas dan kebersamaan mewarnai penyelenggaraan Trofeo Mini Soccer Departemen Ilmu Bedah UGM 2026 yang berlangsung pada 8 Februari 2026 di Maguwoharjo Soccer Field, Yogyakarta. Kegiatan ini mempertemukan berbagai unsur di lingkungan Departemen Ilmu Bedah Universitas Gadjah Mada dalam sebuah pertandingan persahabatan yang tidak hanya menonjolkan kompetisi, tetapi juga memperkuat solidaritas dan kesehatan fisik di tengah aktivitas akademik dan klinis yang padat.

Pada ajang tersebut, dr. Friskiandi, peserta didik dalam Program Pendidikan Dokter Spesialis Urologi FK-KMK UGM, berhasil meraih penghargaan Best Player setelah menunjukkan performa yang konsisten, penuh energi, serta kontribusi signifikan bagi tim sepanjang pertandingan. Dengan mengenakan nomor punggung 22, dr. Friskiandi tampil impresif melalui permainan yang solid, koordinasi tim yang baik, serta kemampuan membaca situasi permainan secara cepat dan efektif.

Trofeo mini soccer ini menjadi momentum penting untuk membangun kebersamaan antar tenaga medis dan peserta didik di lingkungan Departemen Ilmu Bedah. Selain menjadi sarana kompetisi yang sehat, kegiatan ini juga berfungsi sebagai ruang rekreasi aktif yang membantu menjaga keseimbangan antara aktivitas profesional dan kesehatan fisik.

Dalam dunia pendidikan kedokteran yang dikenal memiliki ritme kerja tinggi, kegiatan olahraga bersama memiliki peran penting dalam menjaga kebugaran tubuh, meningkatkan daya tahan, serta memperkuat hubungan interpersonal antar kolega. Atmosfer pertandingan yang penuh semangat dan dukungan antar tim menciptakan pengalaman yang menyenangkan sekaligus mempererat rasa kebersamaan di lingkungan akademik.

Partisipasi Program Studi Urologi FK-KMK UGM dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa pengembangan kapasitas tenaga medis tidak hanya berfokus pada aspek akademik dan klinis, tetapi juga pada pembentukan karakter, kebugaran fisik, serta semangat kolaborasi.

Kegiatan ini juga sejalan dengan beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs), antara lain:

  • SDG 3 – Good Health and Well-being:mendorong gaya hidup sehat melalui aktivitas olahraga dan kebugaran fisik.
  • SDG 4 – Quality Education:mendukung lingkungan pendidikan yang holistik dengan keseimbangan antara aktivitas akademik dan kesehatan.
  • SDG 17 – Partnerships for the Goals:memperkuat kolaborasi dan kebersamaan antar tenaga medis serta komunitas akademik.

Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan semangat kebersamaan, kesehatan, dan sportivitas terus tumbuh di lingkungan Departemen Ilmu Bedah UGM, sekaligus memperkuat budaya kerja yang sehat dan kolaboratif.

Raih Top Scorer pada Trofeo Mini Soccer Departemen Ilmu Bedah UGM 2026

Semangat kompetisi dan kebersamaan mewarnai penyelenggaraan Trofeo Mini Soccer Departemen Ilmu Bedah UGM 2026 yang berlangsung pada 8 Februari 2026 di Maguwoharjo Soccer Field, Yogyakarta. Kegiatan olahraga ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus kompetisi sehat bagi civitas akademika di lingkungan Departemen Ilmu Bedah Universitas Gadjah Mada. Selain mempererat hubungan antar tenaga medis dan peserta didik, kegiatan ini juga mendorong gaya hidup aktif di tengah kesibukan aktivitas akademik dan pelayanan klinis.

Pada turnamen tersebut, dr. Dimas Saksilaaji, peserta didik Program Pendidikan Dokter Spesialis Urologi FK-KMK UGM, berhasil meraih penghargaan Top Scorer setelah menunjukkan performa impresif sepanjang pertandingan. Melalui ketajaman penyelesaian akhir, kecepatan membaca peluang, serta kontribusi yang konsisten bagi tim, dr. Dimas mampu menjadi pencetak gol terbanyak dalam kompetisi mini soccer ini.

Trofeo mini soccer ini mempertemukan beberapa tim dari berbagai unit di Departemen Ilmu Bedah, menciptakan atmosfer pertandingan yang kompetitif namun tetap menjunjung tinggi sportivitas. Setiap pertandingan berlangsung dengan penuh semangat, dukungan antar tim, serta antusiasme dari para peserta yang hadir di lapangan.

Prestasi yang diraih dr. Dimas Saksilaaji menjadi salah satu sorotan dalam turnamen tersebut. Kemampuan bermain yang solid, kerja sama tim yang baik, serta determinasi tinggi di lapangan menunjukkan bahwa aktivitas olahraga dapat berjalan seiring dengan pengembangan profesional di bidang kedokteran. Keseimbangan antara aktivitas akademik, klinis, dan kebugaran fisik menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga performa optimal bagi tenaga medis.

Partisipasi Program Studi Urologi FK-KMK UGM dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik dan klinis, tetapi juga memiliki gaya hidup sehat dan semangat kolaboratif.

Kegiatan ini juga sejalan dengan beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs), antara lain:

  • SDG 3 – Good Health and Well-being:mendorong gaya hidup sehat melalui aktivitas fisik dan olahraga.
  • SDG 4 – Quality Education:menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung keseimbangan antara pembelajaran, kesehatan, dan pengembangan karakter.
  • SDG 17 – Partnerships for the Goals:memperkuat kolaborasi dan kebersamaan di lingkungan akademik dan profesional.

Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan semangat kebersamaan, kesehatan, dan sportivitas terus berkembang di lingkungan Departemen Ilmu Bedah UGM, sekaligus memperkuat budaya kerja yang sehat dan kolaboratif.

Prestasi Akademik Urologi UGM pada Scientific Competition Uro-Oncology Update 2026

Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Program Studi Urologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada. dr. Ryan Budi Gunawan berhasil meraih Juara Ketiga dalam Scientific Competition pada ajang The 17th Uro-Oncology Update yang diselenggarakan pada 6 Februari 2026 di Intercontinental Jakarta Pondok Indah. Kompetisi ilmiah ini merupakan salah satu forum akademik penting yang mempertemukan para klinisi dan akademisi untuk membahas perkembangan terbaru dalam bidang uro-onkologi, khususnya terkait diagnosis dan tata laksana kanker pada sistem urogenital.

Scientific Competition dalam kegiatan ini menjadi wadah bagi para peserta untuk mempresentasikan penelitian, laporan kasus, maupun inovasi klinis di bidang urologi onkologi. Melalui proses seleksi dan penilaian yang ketat oleh para pakar di bidangnya, setiap peserta dituntut untuk menyajikan karya ilmiah yang tidak hanya kuat secara metodologi, tetapi juga memiliki relevansi klinis yang tinggi bagi praktik kedokteran modern.

Dalam kompetisi tersebut, dr. Ryan Budi Gunawan mempresentasikan karya ilmiah yang mendapatkan apresiasi dari dewan juri karena kualitas analisis, kejelasan penyampaian, serta kontribusinya terhadap pengembangan pengetahuan di bidang uro-onkologi. Keberhasilan ini menunjukkan kapasitas akademik yang kuat sekaligus mencerminkan kualitas pendidikan dan pembinaan ilmiah di lingkungan Program Studi Urologi FK-KMK UGM.

Ajang Uro-Oncology Update sendiri dikenal sebagai salah satu forum ilmiah yang rutin mempertemukan para ahli urologi, onkologi, dan peneliti dari berbagai institusi untuk berbagi pengetahuan mengenai perkembangan terbaru dalam diagnosis, terapi, dan teknologi di bidang kanker urologi. Kegiatan ini menjadi kesempatan penting bagi para peserta untuk memperluas wawasan ilmiah, memperkuat jejaring profesional, serta memperkenalkan hasil penelitian kepada komunitas medis yang lebih luas.

Partisipasi dalam kompetisi ilmiah seperti ini juga mendukung beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs), antara lain:

  • SDG 3 – Good Health and Well-being:meningkatkan kualitas layanan kesehatan melalui pengembangan pengetahuan dan inovasi dalam penanganan kanker urologi.
  • SDG 4 – Quality Education:mendorong penguatan pendidikan kedokteran melalui penelitian dan forum ilmiah.
  • SDG 9 – Industry, Innovation and Infrastructure:mendukung inovasi di bidang kesehatan melalui pengembangan riset dan teknologi medis.

Pencapaian ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sivitas akademika Program Studi Urologi FK-KMK UGM untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Prestasi Gemilang di Kancah Internasional: Best Poster Oral Presentation INUS Annual Congress 2026

Prestasi akademik kembali diraih oleh Program Studi Urologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada. dr. M. Fahmi Rosyidi berhasil meraih penghargaan Best Poster pada kategori Oral Poster Presentation dalam ajang International Neuro-Urology Society (INUS) Annual Congress 2026 yang diselenggarakan pada 23 Januari 2026 di Royal Ambarrukmo, Yogyakarta. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas kualitas karya ilmiah serta kemampuan presentasi yang ditampilkan dalam forum ilmiah berskala internasional tersebut.

INUS Annual Congress merupakan salah satu forum ilmiah yang mempertemukan para pakar, klinisi, dan peneliti dari berbagai negara untuk membahas perkembangan terbaru di bidang neuro-urologi, khususnya terkait gangguan fungsi kandung kemih yang berhubungan dengan sistem saraf. Topik-topik yang dibahas dalam kongres ini mencakup pendekatan diagnostik, inovasi terapi, hingga penelitian terbaru mengenai gangguan berkemih yang disebabkan oleh kondisi neurologis.

Dalam kompetisi Oral Poster Presentation, peserta dituntut tidak hanya menampilkan poster ilmiah yang informatif, tetapi juga mempresentasikan hasil penelitian secara jelas dan sistematis di hadapan panel juri serta peserta kongres. Kriteria penilaian mencakup kualitas metodologi penelitian, relevansi klinis, inovasi ilmiah, serta kemampuan komunikasi ilmiah dalam menyampaikan temuan penelitian.

Karya ilmiah yang dipresentasikan oleh dr. M. Fahmi Rosyidi berhasil menarik perhatian dewan juri karena memberikan kontribusi penting dalam memahami aspek klinis pada bidang neuro-urologi. Melalui analisis yang komprehensif serta penyampaian yang sistematis, penelitian tersebut dinilai memiliki nilai ilmiah yang kuat sekaligus relevan untuk pengembangan praktik klinis di bidang urologi.

Prestasi ini mencerminkan komitmen Program Studi Urologi FK-KMK UGM dalam mendorong pengembangan budaya riset serta partisipasi aktif dalam forum ilmiah internasional. Keterlibatan dalam kegiatan akademik global tidak hanya memperluas jejaring profesional, tetapi juga membuka peluang kolaborasi penelitian yang dapat memperkaya perkembangan ilmu kedokteran.

Selain menjadi pencapaian personal bagi dr. Fahmi, penghargaan ini juga menjadi kebanggaan bagi institusi serta menunjukkan kualitas pembinaan akademik di lingkungan Program Studi Urologi. Kegiatan ilmiah seperti INUS Annual Congress memberikan ruang bagi para tenaga medis untuk mempresentasikan hasil penelitian, berdiskusi dengan para ahli, serta mengikuti perkembangan ilmu yang terus berkembang secara dinamis.

Partisipasi dalam forum ilmiah internasional ini juga mendukung beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs), antara lain:

  • SDG 3 – Good Health and Well-being:meningkatkan kualitas layanan kesehatan melalui pengembangan penelitian dan inovasi di bidang neuro-urologi.
  • SDG 4 – Quality Education:memperkuat pendidikan kedokteran melalui kegiatan penelitian dan forum ilmiah internasional.
  • SDG 17 – Partnerships for the Goals:memperluas kolaborasi akademik dan profesional dalam komunitas medis global.

Melalui pencapaian ini, Program Studi Urologi FK-KMK UGM terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pengembangan ilmu pengetahuan serta kontribusi aktif dalam kemajuan bidang urologi di tingkat nasional maupun internasional.

Menyelami Bukti, Menyalakan Inovasi: Cerita di Balik Meta-Analisis yang Menginspirasi

Dalam dunia kedokteran yang terus bergerak menuju praktik berbasis bukti, langkah kecil dalam penelitian sering kali membawa dampak besar bagi kesehatan masyarakat. Hal ini tercermin dari capaian membanggakan dr. Fanny Aprianti Kuswadi, peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis Urologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan UGM, yang berhasil meraih Juara 2 Scientific Competition Moderated E-Poster: Meta Analysis dalam ajang 48th ASMIUA (Annual Scientific Meeting of Indonesian Urological Association) di Medan, 27 September 2025.

Kegiatan ilmiah tahunan ini menjadi wadah bagi para akademisi dan praktisi urologi untuk mempresentasikan hasil penelitian terkini, bertukar gagasan, dan memperkuat kolaborasi riset lintas institusi. Dalam presentasinya, dr. Fanny memaparkan hasil meta-analisis yang menjadi jembatan penting antara data penelitian dan praktik klinis yang lebih efektif, aman, serta berkelanjutan.

Pencapaian ini tidak hanya menunjukkan kompetensi akademik individu, tetapi juga mencerminkan komitmen Prodi Urologi FK-KMK UGM dalam mewujudkan SDG poin 3 (Good Health and Well-being) melalui peningkatan kualitas pelayanan urologi berbasis bukti ilmiah, serta SDG poin 4 (Quality Education) dengan mendorong budaya ilmiah dan riset yang kritis di kalangan peserta didik.

Lebih dari sekadar kompetisi, ajang ini menjadi simbol semangat inovasi dan kolaborasi dalam dunia kedokteran. Ketekunan dalam menganalisis data dan keberanian untuk mempresentasikan hasil di tingkat nasional merupakan langkah nyata menuju peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Dengan prestasi ini, Prodi Urologi FK-KMK UGM terus menegaskan perannya sebagai pusat unggulan dalam pendidikan dan penelitian urologi di Indonesia — menumbuhkan generasi dokter spesialis yang tidak hanya terampil secara klinis, tetapi juga tajam secara ilmiah.

Menelusuri Bukti, Membangun Kesehatan: Kiprah PPDS Urologi UGM di Ajang Ilmiah Nasional

Upaya mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih baik berawal dari penelitian yang berbasis bukti ilmiah yang kuat. Prinsip inilah yang mengantarkan dr. Muhammad Halim Hanindya Kusuma, peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Urologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM), meraih prestasi gemilang sebagai “2nd Winner Scientific Competition Podium Presentation: Meta-Analysis”dalam 48th ASMIUA (Annual Scientific Meeting of Indonesian Urological Association) yang diselenggarakan di Medan pada 27 September 2025.

Kompetisi ilmiah bergengsi ini menjadi wadah bagi para urolog muda dari seluruh Indonesia untuk mempresentasikan hasil penelitian terbaiknya, dengan tujuan memperkuat dasar ilmiah praktik kedokteran urologi di tanah air. Melalui presentasi meta-analisisnya, dr. Halim tidak hanya menunjukkan ketajaman analisis dan kemampuan berpikir kritis, tetapi juga kontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu berbasis bukti (evidence-based medicine).

Kemenangan ini sejalan dengan komitmen Program Studi Urologi FK-KMK UGM untuk mendukung SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui peningkatan mutu layanan kesehatan berbasis penelitian, serta SDG 4 (Quality Education) dengan mendorong budaya akademik unggul dan inovatif. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan dokter spesialis tidak berhenti pada aspek klinis semata, tetapi juga menekankan pentingnya penelitian yang berdampak bagi masyarakat luas.

Capaian ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh residen Urologi UGM untuk terus berkarya, meneliti, dan berbagi ilmu di ranah nasional maupun internasional. Dengan semangat kolaborasi dan integritas akademik, Program Studi Urologi FK-KMK UGM berkomitmen melahirkan dokter spesialis urologi yang unggul, beretika, dan berkontribusi nyata bagi kesehatan masyarakat Indonesia.

Lebih dari Sekadar Gol: Semangat Sehat dan Solidaritas UROGAMA FC di Arena Nasional

Di balik sorak kemenangan dan peluh yang menetes di lapangan futsal, tersimpan semangat kebersamaan yang menjadi cermin nilai-nilai penting dalam dunia kedokteran. Tim UROGAMA FC, perwakilan dari Program Pendidikan Dokter Spesialis Urologi, berhasil meraih Juara 2 dalam Futsal Competition pada ajang 48th ASMUIA (Annual Scientific Meeting of Indonesian Urological Association) di Medan, 27 September 2025.

Namun capaian ini bukan sekadar prestasi olahraga. Lebih dari itu, ia menjadi simbol komitmen terhadap Sustainable Development Goals (SDG) nomor 3: Good Health and Well-being, yaitu peningkatan kesehatan dan kesejahteraan untuk semua. Melalui olahraga, para peserta tidak hanya menjaga kebugaran fisik di tengah padatnya kegiatan akademik dan klinik, tetapi juga memperkuat aspek mental, sportivitas, dan solidaritas antarsesama tenaga medis dari berbagai institusi di Indonesia.

Dalam kompetisi yang diikuti oleh tim-tim dokter spesialis urologi dari berbagai daerah, UROGAMA FC menunjukkan performa tangguh dan kekompakan yang luar biasa. Mereka tampil dengan strategi matang, kerja sama yang solid, dan semangat pantang menyerah hingga akhirnya mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional.

Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini mempererat jejaring profesional antarresiden dan konsultan, membangun kerja sama lintas institusi, serta memperkuat rasa kebersamaan dalam satu komunitas ilmiah yang memiliki visi sama: meningkatkan kualitas kesehatan urologi di Indonesia.

Dengan semangat yang dibawa dari lapangan futsal, UROGAMA FC membuktikan bahwa keseimbangan antara profesionalisme, kebugaran, dan kebersamaan adalah fondasi penting bagi tenaga kesehatan masa depan. Karena di balik setiap langkah cepat dan umpan akurat, tersimpan pesan kuat — bahwa menjaga kesehatan dan kebersamaan adalah bentuk kontribusi nyata terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan.

Menembus Panggung Asia: Langkah Besar PPDS Urologi UGM di UAA Congress 2025

Partisipasi generasi muda dokter spesialis menjadi salah satu kunci dalam memastikan keberlanjutan kualitas pelayanan kesehatan di masa depan. Kabar membanggakan datang dari Departemen Urologi, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM: dr. Narpati Wesa Pikatan terpilih sebagai salah satu perwakilan Indonesia dalam 9th Asian Urological Residents’ Course (AURC) pada Urological Association of Asia (UAA) Congress 2025 di Taipei, Taiwan.

Keterlibatan residen Urologi UGM dalam kegiatan ini sejalan dengan pencapaian SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui peningkatan kapasitas tenaga kesehatan di bidang urologi. Selain itu, kegiatan ini mendukung SDG 4 (Quality Education) dengan menyediakan akses pembelajaran global yang berkualitas dan berbasis kolaborasi internasional. Tidak hanya berfokus pada pengembangan individu, partisipasi ini juga berkontribusi pada SDG 17 (Partnerships for the Goals), dengan memperkuat jejaring akademik lintas negara untuk mendorong sistem kesehatan yang lebih berkelanjutan..

Partisipasi kongres berskala internasional ini menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks. AURC dirancang sebagai ajang pelatihan intensif bagi residen urologi se-Asia, dengan menghadirkan kurikulum komprehensif, diskusi kasus, serta update teknologi dan inovasi terbaru di bidang urologi. Kehadiran perwakilan dari UGM membuktikan kualitas pendidikan spesialis urologi Indonesia telah diakui dan diperhitungkan di kancah internasional.

Lebih jauh, momentum ini juga menjadi wujud nyata kontribusi akademisi Indonesia dalam membangun sistem kesehatan berkelanjutan. Dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kolaborasi lintas negara, residen UGM berperan sebagai agen perubahan yang mendukung pencapaian SDGs di bidang kesehatan.

Harapannya, langkah awal ini akan membuka jalan bagi lebih banyak residen urologi Indonesia untuk berkiprah secara global, membawa semangat kolaborasi, serta memberikan dampak nyata bagi kualitas pelayanan urologi di tanah air.