Semangat sportivitas dan kebersamaan mewarnai penyelenggaraan Trofeo Mini Soccer Departemen Ilmu Bedah UGM 2026 yang berlangsung pada 8 Februari 2026 di Maguwoharjo Soccer Field, Yogyakarta. Kegiatan ini mempertemukan berbagai unsur di lingkungan Departemen Ilmu Bedah Universitas Gadjah Mada dalam sebuah pertandingan persahabatan yang tidak hanya menonjolkan kompetisi, tetapi juga memperkuat solidaritas dan kesehatan fisik di tengah aktivitas akademik dan klinis yang padat.
Pada ajang tersebut, dr. Friskiandi, peserta didik dalam Program Pendidikan Dokter Spesialis Urologi FK-KMK UGM, berhasil meraih penghargaan Best Player setelah menunjukkan performa yang konsisten, penuh energi, serta kontribusi signifikan bagi tim sepanjang pertandingan. Dengan mengenakan nomor punggung 22, dr. Friskiandi tampil impresif melalui permainan yang solid, koordinasi tim yang baik, serta kemampuan membaca situasi permainan secara cepat dan efektif.
Trofeo mini soccer ini menjadi momentum penting untuk membangun kebersamaan antar tenaga medis dan peserta didik di lingkungan Departemen Ilmu Bedah. Selain menjadi sarana kompetisi yang sehat, kegiatan ini juga berfungsi sebagai ruang rekreasi aktif yang membantu menjaga keseimbangan antara aktivitas profesional dan kesehatan fisik.
Dalam dunia pendidikan kedokteran yang dikenal memiliki ritme kerja tinggi, kegiatan olahraga bersama memiliki peran penting dalam menjaga kebugaran tubuh, meningkatkan daya tahan, serta memperkuat hubungan interpersonal antar kolega. Atmosfer pertandingan yang penuh semangat dan dukungan antar tim menciptakan pengalaman yang menyenangkan sekaligus mempererat rasa kebersamaan di lingkungan akademik.
Partisipasi Program Studi Urologi FK-KMK UGM dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa pengembangan kapasitas tenaga medis tidak hanya berfokus pada aspek akademik dan klinis, tetapi juga pada pembentukan karakter, kebugaran fisik, serta semangat kolaborasi.
Kegiatan ini juga sejalan dengan beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs), antara lain:
- SDG 3 – Good Health and Well-being:mendorong gaya hidup sehat melalui aktivitas olahraga dan kebugaran fisik.
- SDG 4 – Quality Education:mendukung lingkungan pendidikan yang holistik dengan keseimbangan antara aktivitas akademik dan kesehatan.
- SDG 17 – Partnerships for the Goals:memperkuat kolaborasi dan kebersamaan antar tenaga medis serta komunitas akademik.
Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan semangat kebersamaan, kesehatan, dan sportivitas terus tumbuh di lingkungan Departemen Ilmu Bedah UGM, sekaligus memperkuat budaya kerja yang sehat dan kolaboratif.